SELAMAT TINGGAL JEMBATAN TUA
Dusun Tegalwaru merupakan salah
satu dari empat dusun yang ada di Desa Mekarsari Kec. Cikaum Kab. Subang. Di Dusun tersebut mengalir
sebuah aliran sungai yang di sebut oleh Masyarakat sebagai sungai Ciasem.
Sungai tersebut mempunyai lebar yang cukup besar yang bermuara ke Laut Pantai
Utara Subang.
Diantara aliran sungai Ciasem
tepatnya di Dusun Tegalwaru itulah terdapat sebuah Jembatan Gantung Tua hasil
Swadaya Masyarakat yang terbuat dari bambu dan ditopang oleh Sling tua, yang hanya dikaitkan pd pepohonan
yang cukup besar.
|
|
Jembatan
gantung alakadarnya tersebut merupakan salah satu akses penting Masyarakat
Dusun Tegal Waru dan Dusun Ciawitali untuk menuju ke Pusat Pemerintahan Desa
dimana bila tidak ada jembatan ini maka warga harus memutar melewati Desa
tetangga yang jaraknya cukup jauh. Disamping
itu jembatan tua ini juga banyak digunakan oleh anak-anak sekolah dan
pengangkutan hasil pertanian. Tidak sedikit juga warga mengalami kesulitan
bahkan kecelakaan ketika melewati Jembatan Gantung tua ini.
Berdasar pada alasan dan kebutuhan
tersebut di atas, maka Masyarakat Dusun Tegalwaru khususnya dan Masyarakat Desa
Mekarsari umumnya bertekad mengajukan usulan jembatan tersebut untuk di danai
di PNPM Mandiri Perdesaan TA 2013.
Singkat cerita usulan ini mendapat
sambutan positif dari Desa lain dan mendapatkan Alokasi BLM pada MAD Penetapan
TA. 2013. Masyarakat pun sudah tidak sabar untuk menyambut pembangunan Jembatan Gantung
tersebut.
Setelah melalui proses pelelangan,
akhirnya Jembatan Gantung ini pun mulai di laksanakan. TPK bersama masyarakat
saling mendukung dalam pelaksanaan pekerjaan baik dari pembuatan bangunan
Pondasi sampai dengan bangunan konstruksi atas
Jembatan, sehingga pembangunan jembatan ini boleh dibilang tidak ada kendala
berarti, hanya saja pekerjaan nya sedikit terjeda oleh Hari raya Idul Fitri.
Jembatan Gantung PNPM ini di bangun
sepanjang 60 meter dan mempunyai lebar 1,5 meter, dimana BLM PNPM yang di serap
yaitu sebesar Rp. 281.883.000,- dan
dengan didukung Swadaya Masyarakat senilai Rp. 6.667.000,-.
Masyarakat sangat bersyukur dan
gembira karena Jembatan yang dulunya lapuk dan sering menimbulkan celaka kini
telah berubah menjadi Jembatan Gantung yang kokoh dan permanen.
Pak Wawan selaku tokoh masyarakat
sekitar mengungkapkan bahwa “Masyarakat sudah mendambakan Jembatan ini di
perbaiki, dan hari ini masyarakat sudah melihat kenyataannya melalui bantuan
PNPM MPd, Terima Kasih PNPM” ujarnya.
Masyarakat sudah mendapat mimpinya,
tinggal Pemeliharaan yang harus di laksanakan dengan baik, benar dan konsisten.
(Eky.K)
Comments
Post a Comment